Cara Upload Foto di Shutterstock (2020)

by Silvia Natalia

Apakah kamu punya hobi fotografi dan pede dengan skill fotografimu? Yuk coba upload hasil fotomu ke Shutterstock dan hasilkan dollar!

Belum daftar Shutterstock? Yuk baca artikel berikut ini:


Siapkan foto yang berualitas

Foto yang disubmit ke Shutterstock akan di review oleh tim Shutterstock. Memang foto dari kamera HP pun dapat lolos dari proses review dan dijual, tapi tetap perhatikan faktor-faktor seperti pencahayaan, fokus foto, dan noise yang dihasilkan. Biasanya reviewer akan memperhatikan faktor-faktor tersebut.


Tipe File dan Ukuran

Shutterstock menerima file dengan format .JPEG dan .TIFF (tanpa layer) dengan ukuran minimal 4 megapixel atau lebih. Baca artikel berikut jika belum mengerti: Upload Ke Shutterstock Minimal Ukuran File 4 Megapixels. Apa Artinya?


Upload melalui dashboard Shutterstock

Di dashboard Shutterstock sebelah kiri atas ada tombol Upload Images berwarna merah, tekan tombol tersebut untuk mulai upload. Kemudian anda akan dibawa ke halaman selanjutnya, drag dan drop filemu ke window upload atau pilih beberapa file dari desktop-mu.

Jika file yang kamu miliki lebih besar dari 50 megabyte, file tersebut harus diupload via FTP. Baca lebih lanjut tentang upload via FTP di artikel ini: Cara upload konten via FTP (on progress).

Masukkan Tag dan Metadata

Setelah fotomu selesai diupload, kamu harus memasukkan judul (title/ deskripsi), keyword (tag), dan pilih Image Type -Illustration untuk ilustrasimu. Informasi ini disebut sebagai metadata, dan ini gunanya untuk membantu orang-orang menemukan gambarmu di Shutterstock.

Untuk mengisi title/ judul kamu harus membuat judul dalam bahasa Inggris yang baik dan benar serta se-deskriptif mungkin. Jika bingung cara membuat judul, simak artikel berikut ini: Cara Mengisi Judul dan Keyword di Shutterstock (on progress). Metadata juga dapat ditambahkan ke banyak gambar sekaligus dengan mengklik tombol Multi-select.

Untuk tag/ keyword masukan keyword yang banyak, kalau bisa sampai 50 keyword. Jika bingung harus memasukan keyword apa, Shutterstock menyediakan keyword yang di-generate otomatis dengan sumber dari gambar yang mirip dengan yang kamu submit. Jika kamu masih kesulitan menemukan keyword, simak artikel berikut ini: Cara Mudah Mengisi Keyword di Shutterstock (On Progress).

Untuk foto yang di dalamnya terdapat landmark (bangunan seperti Monas, Istana Negara) sebaiknya masukan ke dalam kategori Editorial. Dan jika di dalam foto ada model, sertakan form Model release.

Submit Kontenmu

Setelah semuanya siap, klik Submit untuk di-review oleh tim Shutterstock. Karya tersebut akan muncul di Pending Approval di Contributor Dashboard. Setelah karyamu direview, kamu akan menerima email otomatis dari Shutterstock yang memberitahumu gambar mana saja yang sudah diapprove masuk ke portofoliomu. Konten yang sudah diapprove akan muncul di portofoliomu dalam waktu maksimal 72 jam dan sudah bisa dibeli oleh customer Shutterstock.

Jika terjadi error saat mengklik Submit, biasanya ini karena ada informasi yang lupa diisi/ dilengkapi di kontenmu. Error yang paling sering adalah kesalahan ketik keyword yang ditandai dengan tulisan merah.

Jika kamu belum siap men-submit, kamu dapat mengklik Save di sebelah kanan atas window Content Editor dan simpan kontenmu untuk di-submit nanti. Kamu punya 21 hari untuk men-submit konten yang sudah diupload untuk direview. Kalau konten itu tidak di-submit dalam kurun waktu tersebut, konten itu akan dihapus otomatis dari server.

Selamat mengupload karya vektormu! Semoga membantu!

Belum daftar kontributor Shutterstock? Yuk simak artikel: Cara Daftar Kontributor Shutterstock

Related Posts

2 comments

Armita April 26, 2020 - 12:31 pm

Cobain ah makasih infonya Kak

Reply
Silvia Natalia April 27, 2020 - 10:45 am

Silakan dicoba..

Ingat jangan patah semangat 🙂

Reply

Leave a Comment